Kamis, 13 Juni 2013

Ebook Programing

By mashter fahrian | At 04.46 | Label : | 0 Comments

Selasa, 07 Mei 2013

Sejarah Pascal

By mashter fahrian | At 03.30 | Label : | 0 Comments
Kemunculan Bahasa Pemerograman Pascal boleh dikatakan terlambat dalam sejarah perkembangan bahasa pemrograman . Karena bahasa pemrograman Pascal dapat belajar dari pendahulunya seperti Fortran, Cobol, dan PL/1 yang muncul sekitar awal tahun 1960an. Bahasa Pemrograman Pascal merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dirancang oleh Profesor Niklaus Wirth dari Technical University of Zurich, Switzerland. Yang dinamai pascal sebagai penghargaan terhadap Blaise Pascal. Seorang ahli matematik dan filosofer yang terkenal pada abad 17 dari perancis.
Prof Niklaus Wirth memperkenalkan Kompiler bahasa Pascal yang pertama untuk Komputer CDC 600 (Control Data Corporation) yang dipublikasikan pada tahu 1971 dengan tujuan membantu mengajar program Komputer secara sistematis khususnya untuk memperkenalkan program terstruktur .

Dalam waktu singkat bahasa Pascal telah menjadi popular dikalangan Universitas dan kemudian diajarkan dibeberapa perguruan tinggi . Beberapa profesional Komputer juga mulai beralih pada bahasa pascal . Pada kenyataanya bahasa Pascal merupakan bahasa yang paling cepat popular dibandingkan dengan bahasa-bahasa Komputer tingkat tinggi lainnya .

Standar Pascal adalah bahasa yang didefinisikan oleh K.Jensen dan Niklaus Wirth. Penerapan nyata dari standar pascal banyak yang berbeda dengan seperti apa yang telah didefinisikan oleh K.Jensen dan Niklaus Wirth. Standar pascal dieropa didefinisikan oleh ISO ( International Standards Organization ) dan di Amerika oleh kerjasama antara ANSI (Amerika National Standar Institute) dengan IEEE ( Institute of Electrical and Electronic Engineer ).

Bebera versi dari Pascal yang telah beredar dipasaran diantaranya UCSD Pascal ( University of California at San Diego Pascal ), MS-Pascal ( Microsoft Pascal ), Apple Pascal, Turbo Pascal dan lain sebagainya. Sampai saat ini untuk komputer-komputer mikro dan personal, Turbo Pascal merupakan versi bahasa Pascal yang paling populer dan paling banyak digunakan. Kompiler Turbo Pascal banyak digemari karena bersifat interaktif seperti interpreter. Selain itu Turbo
Pascal mengikuti definisi standar Pascal seperti yang didefinisikan oleh K.Jensen dan Niklaus Wirth di Pascal User Manual dan Report. Turbo Pascal adalah copyright dari Borland Inc.

1 Sejarah perkembangan Turbo Pascal

Turbo Pascal adalah sebuah sistem perkembangan perangkat lunak yang terdiri atas kompiler dan lingkungan perkembangan terintegerasi IDE ( Develovement Environment ) atas bahasa pemrograman Pascal untuk sistem operasi CP/M, CP/M-86 dan MS-DOS, yang dikembangakan oleh Borland pada masa kepemimpinan Philippe Khan. Nama Borland Pascal umumnya digunakan untuk paket perangkat lunak tingkat lanjut dengan kepustakaan yang lebih banyak dan pusaka kode sumber standar. Sementara versi yang lebih murah dan paling luas digunakan dengan nama Turbo Pascal. Nama Borlan Pascal juga digunakan sebagai dialek spesifik pascal buatan Borland.
Borland telah mengembangkan tiga buah versi lama dari turbo pascal secara gratis disebabakan karena sejarah yang panjang khusus untuk versi 1.0, 3.02 dan 5.5 yang berjalan pada sistemm operasi MS-DOS.

Turbo Pascal pada awalnya adalah kompiler Blue label Pascal yang dibuat untuk sistem operasi komputer mikro berbasis kaset, NAsSys, milik Nascom tahun 1981 oleh anders Hejlsberg. Kompiler tersebut ditulis ulang untuk CP/M dan dinamai Compas Pascal, dan kemudian dinamai Turbo Pascal untuk system operasi MS-Dos dan CP/M. Versi Turbo Pascal untuk Komputer Apple Macintosh sebenarnya telah dikembangkan pada tahun 1986, namun pemgembangannya dihentikan sekitar tahun 1992. Versi-versi lain pernah tersedia pula untuk mesin-mesin CP/M seperti DEC Rainbow dalam beberapa pengembangannya.

Borland membeli lisensi atas kompiler polypascal yang ditulis oleh Anders Hejlsberg (poly data adalah perusahaan yang didirikan di Denmark) dan menambahkan antara muka penggunaan serta editor . Anders Hejlsberg kemudian bergabung sebagai karyawan dan menjadi semua arsitek atas semua versi kompiler Turbo Pascal dan tiga versi pertamanya.


1.1 Turbo Pascal versi I

Versi pertama dari Turbo Pascal memiliki unjuk kerja yang sangat cepat dibandingkan dengan kompiler Pascal untuk komputer mikro lainnya . kompiler tersebut tersedia untuk system operasi CP/M CP/M-86, dan MS-Dos dan penggunaannya sangat luas pada masa itu .versi turbo pascal CP/M saat itu biasa digunakan pada komputer apple II yang sangat popular jika digunakn dengan sebuah Z-80 SoftCArd produk perangkat keras pertama yang dikembangakan Microsoft di tahun 1980.

Pada saat itu CP/M menggunakan format berkas executable yang sederhana dengan mengunakan ektensi .COM , system operasi MS-DOS bisa menggunakannya baik .COM ( tidak compatible dengan format yang terdapat pada CP/M) maupun format .EXE . Turbo Pascal pada saat itu hanya mendukung kode biner berformat.COM, pada masa itu hal tersebut tidak menjadi suatu bentuk keterbatasan . perangkat lunak Turbo Pascal itu sendiri merupakan berkas berektensi .COM dan berukuran sekitar 28 kilobita termasuk editor, compiler, dan linker dan rutin-rutin pusaka . Efisiensii proses edit/ kompilasi/ jalankan lebih cepat dibandingkan dengan implementasi Pascal pada kompiler lainnya disebabkan semua elemen yang terkait dalam pengembangan program diletakan pada memori komputer (RAM) dan karena kompilernya sendiri merupakan kompiler berjenis single-pass kompiler yang ditulis dengan bahasa assembler, dan untuk proses kerja kompilasi sangat cepat dibandingkan dengan produk lain ( bahkan dibandingkan dengan compiler C milik Borland sendiri ).

Ketika pertama kali versi Turbo Pascal muncul pada tanggal 20 november 1983 jenis IDE yang digunakan masih terbilang baru. Pada debutnya terhadap pasar perangkat lunak di Amerika perangkat lunak tersebut dibandrol dengan harga sekitar $ 49.99 kualitas kompiler Pascal terintegrasi terhadap dalam Turbo Pascal sangat baik dibandingkan competitor lain dan atas fitur-fitur tersebut ditawarkan dengan harga yang terjangkau.

1.2 Turbo Pascal versi II dan III

Merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi sebelumnya mampu bekerja dalam memori dan menghasilkan berkas biner berektensi .COM/.CMD. dukungna atas sistem operasi CP/M dan CP/M-86 dihentikan setelah versi III

1.3 Turbo Pascal versi IV

Dikembangkan pada tahun1987 merupakan perangkat lunak yang ditulis yang untuk keseluruhan system kompiler menghasilkan berkas biner berektensi .EXE pada MS-DOS dan tidak lagi .COM. Sistem operasi CP/M dan CP/M-86 tidak lagi didukung pada versi kompiler ini versi ini pula memperkenalkan sebuah tatap muka berlayar penuh yang dilengkapi dengan menu menarik, versi –versi awal memiliki layar menu berbasis teks, dan editor berlayar penuh. Microsoft Windows belum ada pada saat versi ini dikembangkan.

1.4 Turbo Pascal versi V

Diperkenalkan dengan layar biru yang menjadi ciri khas yang sangat familiar dan kemudian menjadi merk dagang perusahaan perangkat kompiler MS-DOS sampai era DOS berakhir di petengahan tahun 1990-an.

1.5 Turbo Pascal versi VII

Versi terakhir yang pernah dikembangkan adalah versi 7 Borland Pascal 7 terdiri atas sebuat IDE dan kompiler untuk MS-DOS ,DOS terektensi , dan program Windows. Turbo Pascal 7 disisi lain hanya bisa membuat program MS-DOS standar. Perangkat lunak tersebut dilengkapi pula dengan pusaka grafis yang mengabstraksi pemrograman dalam menggunakan beberapa driver grafis eksternal, namun untuk kerja pusakan ini tidak memuaskan.

Meski semua versi Turbo Pascal mendukung inline machine code. Kode mesin yang disertakan dengan berbasi kode sumber bahasa pascal, versi-versi berikut mendukung integrasi bahasa perakit (assembler) dengan pascal secara mudah . Hal ini memungkinkan pemrogram untuk meningkatkan kerja eksekusi program lebih lanjut selain itu mememungkinkan pemrogram untuk mengakses perangkat keras secara langsung .
Dukungan atas model memori atas prosesor 8086 tersedia melalui inline assembly, opsi kompiler, dan eksensi bahasa seperti 30menggunakan kunci “absolute”.

2 Sejarah Perkembangan Delphi

Pada tahun 1995 borland menghetikan pengembangan Turbo Pascal dan menggantinya dengan Delphi berbasis objek Pascal (bahasa pascal yang telah dilengkapi dengan fitur pemrograman berorientasi objek ) perangkat lunak tersebut membawa banyak konsep baru kepada pengguna Turbo Pascal seperti konsep pemrograman berbasis RAD ( Rapid Application Develovement ) meski demikian versi 32 bit Delphi masih mendukung cukup banyak aspek-aspek yang ada pada turbo pascal. Beberapa produk lain yang compatible dengan Turbo Pascal juga bermunculan seperti Free Pascal dan Virtual Pascal.

Delphi adalah sebuah bahasa pemrograman dan lingkungan pengembangan perangkat lunak . Produk ini dikembangkan oleh Borland (sebelumnya dikenal sebagai inpires). Bahasa Delphi yang sebelumnya dikenal sebagai objek Pascal ( Pascal dengan ektensi pemerograman berorientasi objek (PBO/OOP) pada mulanya ditunjukan hanya untuk Microsoft Windows, namun saat ini telah mampu digunakan untuk mengembangkan aplikasi untuk linuk dan Microsoft .NET framework . Dengan mengunakan Free Pascal yang merupakan proyek opensource, bahasa ini dapat pula digunakan untuk membuat program yang berjalan disistem operasi MacOs X dan Windows CE.

Pada tahun 2001 sebuah versi linuk dikenal sebagai Kylik tersedia . dengan satu rilis baru setiap tahunnya,pada tahun 2002 dukungan untuk linux ( melalui Kylix dan CLX Component Library ) ditambahkan dan tahun 2003 .Net mulai didukung dengan munculnya Delphi .NET ( Delphi 8 ) yang kini sudah keluar, juga versi.Net terbaru yaitu RAD Studio 2007 dan Turbo Delphi .NET dengan versi desktopnya yaitu Delphi 2007 for win 32 dan Turbo Delphi.

Chief Architect yang melahirkan Delphi , dan pendahulunya turbo pascal adalah Anders Hejlsberg sampai kemudian ia pindah ke Microsoft tahun 1996 dimana ia sebagai chief designer C# dan termasuk orang kunci dalam perancangan Microsoft .NET framework didukungan penuh untuk .NET ditambahkan pada Delphi 8 ( yang dirilis pada bulan desember 2003 ) dengan penampilan user interface ( look and fell ) mirip dengan Microsoft Visual Studio .NET.

Delphi 2005 (Delphi 9) mendukung code generation baik untuk win 32 maupun .NET dan seperti yang telah dikenal fitur-fitur manipulasi data secara langsung dari database secara design-time . Ia juga membawa banyak pembaharuan pada IDE secara signifikan.

Sejarah Bahasa C

By mashter fahrian | At 03.25 | Label : | 0 Comments
C adalah bahasa pemrograman. Bahasa C dirancang oleh Dennis M. Ritchie pada tahun 1972 di AT&T Bell Labs. Bahasa C dikembangkan dari bahasa BPCL (Basic Combined Programming Language ) dan bahasa B. Bahasa BPCL di kembangkan oleh Martin Richard pada tahun 1967 sebagai bahasa system operasi dan compiler. Ken Thompson pada tahun 1970 telah merancang bahasa B dengan memasukkan feature BPCL. Bahasa B dirancang untuk membuat system operasi UNIX/LINUX untuk computer DEC PDP-7 pada Bell Laboratories.
Pada tahun 1978 Dennis Ritchie dan Brian W. Kerninghan mempublikasikan bahasa C melalui buku "The C Programming Language". Buku ini diterbitkan oleh Prentice Hall dan pada saat ini telah di terjemahkan dalam berbagai bahasa di dunia. Dan buku ini juga yang menjadikan legenda dan sejarah bagi bahasa C hingga di kenal dengan sebutan K&R C ((K=Kerninghan | R=Ritchie)).
Seiring pesatnya perkembangan bahasa C, maka banyak vendor dan software developer mengembangkan bahasa C menurut versi mereka masing-masing. hal ini telah memicu ANSI (American National Standards Institute) pada tahun 1983 untuk membentuk komite teknis yang di sebut X3J11 untuk bekerja pada standard bahasa C yang bertujuan untuk membuat definisi standar bahasa C yang lebih modern dan komprehensif, dengan memperbaiki syntax dan grammar bahasa C. Pada akhir 1989 komite telah menyetujui standard ANSI untuk bahasa C yang kemudian terkenal dengan sebutan ANSI C.
Bahasa C termasuk high-level programming language. Pada kenyataannya bahasa C adalah salah satu bahasa yang paling populer untuk keperluan umum. Dikatakan high-level programming language karena kedekatannya dengan bahasa manusia. Semakin dekat dengan bahasa manusia, maka semakin tinggi bahasa tersebut. Namun, membawa pengaruh semakin berkurang kemampuan untuk mengakses langsung instruksi dasar bahasa mesin. Tapi tidak sedikit yang mengatakan bahasa C adalah medium-level programming language karena bahasa C juga sanggup berinteraksi langsung dengan mesin. Lebih tepatnya bahasa C berada diantara High-level dan Low-level. Low-level language adalah bahasa mesin (contoh : assembler), bahasa yang sanggup berinteraksi langsung dengan mesin.

Bahasa C mempunyai 32 keywords yang telah di tetapkan oleh ANSI. Ke 32 keywords itu adalah : auto, break, case, char, const, continue, default, do, double, else, enum, extern, float, for, goto, if, int, long, register, return, short, signed, sizeof, static, struct, switch, typedef, union, unsigned, void, volatile, while.
Keuntungan pertama dari menggunakan bahasa C adalah dari segi portabilitasnya (portable). Program C yang kita tulis untuk satu platform bisa kita gunakan pada platform lain, dengan atau tanpa perubahan sedikitpun. Ini terwujud karena adanya standarisasi ANSI untuk C.
Keuntungan kedua dari menggunakan bahasa C adalah bahasa pemrograman yang fleksibel. Dengan menguasai bahasa C kita bisa menulis dan mengembangkan berbagai jenis program mulai dari operating system, word processor, graphic processor, ataupun compiler untuk satu bahasa pemrograman yang lain.
Keuntungan ketiga adalah reuse : bahasa pemrograman yang dapat di gunakan beberapa kali dalam program atau aplikasi lain.
Di karenakan banyak bahasa-bahasa yang lain dibuat dengan menggunakan bahasa C, maka bahasa C cocok untuk di jadikan bahasa pemula untuk belajar programming. Seperti halnya bahasa PERL yang sangat popular di kalangan Wordl Wide Web (WWW) juga banyak mengambil fitur dari bahasa C. contoh lain adalah C++ yang di perluasan dari bahasa C. Belajar JAVA pun akan sangat mudah jika anda mengetahui bahasa C.
  1. Fungsi Penyusun Bahasa C
Program bahasa C pada hakikatnya tersusun atas sejumlah blok fungsi. Sebuah program minimal mengandung sebuah fungsi yaitu fungsi utama ( main() ). Setiap fungsi terdiri dari satu atau beberapa pernyataan yang secara keseluruhan dimaksudkan untuk melaksanakan tugas khusus. Bagian pernyataan fungsi (sering disebut tubuh fungsi) diawali dengan tanda kurung kurawal buka ( { ) dan diakhiri dengan tanda kurung kurawal tutup ( } ). Namun dalam kenyataannya suatu fungsi bisa saja tidak mengandung pernyataan sama sekali, seperti yang diperlihatkan pada contoh berikut:
Main()
{
}
Walaupun fungsi tidak mempunyai pernyataan, namun kurung kurawal harus tetap ada, karena mengisyaratkan awal dan akhir definisi fungsi. Secara umum suatu fungsi mempunyai bentuk sebagai beriku:
Nama-fungsi (daftar parameter)
Deklarasi parameter;
{
Tubuh Fungsi
}
Fungsi main()
Pada program bahasa C, main() merupakan fungsi yang istimewa, karena fungsi main harus selalu ada dalam program, sebab fungsi inilah yang menjadi titik awal dan titik akhir eksekusi program. Tanda { di awal fungsi menyatakan awal tubuh fungsi dan sekaligus awal program, sedangkan tanda } di akhir tubuh fungsi menyatakan akhir dari tubuh fungsi sekaligus akhir eksekusi program. Jika program lebih dari satu fungsi, fungsi main() biasa ditempatkan pada posisi yang paling atas dalam pendefinisian fungsi, untuk memudahkan pencarian program utama.
Fungsi printf()
Fungsi printf() merupakan fungsi yang umum digunakan untuk menampilkan suatu keluaran program pada layar penampil (monitor). Untuk menampilkan tulisan Selamat Datang maka pernyataan yang diperlukan berupa:
printf("Selamat Datang");
Pernyataan di atas berupa pemanggilan fungsi printf() dengan argumen/parameter berupa string "Selamat Datang". Dalam C suatu konstanta string ditulis dengan diawali dan diakhiri tanda petik ganda ("). Pernyataan dalam bahasa C selalu diakhiri dengan titik koma ( ; ), yang dipakai sebagai pemberhentian pernyataan dan bukanlah sebagai pemisah antara dua pernyataan.
Contoh berikut adalah contoh program yang agak lengkap:
#include
main()
{
printf("Selamat datang di program bahasa C");
}
Jika program dieksekusi maka akan menghasilkan keluaran string Selamat darang di program bahasa C.
Praprosesor #include
Pada contoh program sebelumnya terdapat baris yang berisi #include :
1. #include merupakan salah satu jenis pengarah praprosesor yang digunakan untuk memberitahu kompiler agar dalam proses linking membaca file yang dinamakan file judul (header file), yaitu file yang diantaranya berisi deklarasi fungsi dan definisi konstanta.
2. Bahasa C menyediakan beberapa file judul yang ditandai dengan ekstensi .h. Misal, pada program di atas, #include menyatakan pada kompiler agar membaca file bernama stdio.h saat melakukan kompilasi.
3. Bentuk umum #include: #include atau #include "namafile"
4. Bentuk pertama ( #include ) mengisyaratkan bahwa pencarian file dilakukan pada direktori khusus (direktori file include), yang merupakan default direktori file-file judul yang disediakan oleh bahasa pemrograman.
5. Bentuk kedua ( #include "namafile" ) menyatakan bahwa pencarian file dilakukan pertama kali pada direktori aktif tempat program sumber, dan seandainya tidak ditemukan pencarian akan dilanjutkan pada direktori lainnya sesuai dengan perintah pada sistem operasi (yaitu path).
6. Kebanyakan program melibatkan file stdio.h, yaitu file judul I/O standar yang disediakan dalam C, yang diperlukan untuk program-program yang menggunakan pustaka fungsi I/O standar seperti printf().
  • Kondisi di bahasa C
Kondisi dalam bahasa C ada dua macam yaitu if dan switch
pernyataan if mempunyai bentuk :
if(kondisi)
pernyataan;
Bentuk ini menyatakan :
•   Jika kondisi yang di seleksi adalah benar (bernilai logika = 1), maka pernyataan yang mengikutinya akan di proses.
•   Sebaliknya, jika kondisi yang di seleksi tidak benar (bernilai logika = 0), maka pernyataan yang mengikutinya tidak akan di proses.
Mengenai kondisi harus di tulis di dalam tanda kurung, sedangkan pernyataan dapat berupa sebuah pernyataan tunggal, pernyataan majemuk atau pernyataan kosong.
Untuk pernyataan majemuk harus di tulis seperti :
if(kondisi){
pernyataan1;
pernyataan2;
pernyataan3;
}
terdapat tanda kurung sebelum dan sesudah pernyataan
pernyataan if-else mempunyai bentuk :
if(kondisi)
pernyataan1;
else
pernyataan2;
•  Jika kondisi benar, maka pernyataan-1 di jalankan.
•  Sedangkan bila kondisi salah, maka pernyataan-2 yang di jalankan
pernyataan if di dalam if
bentuk umum :
if(kondisi-1)
{
if(kondisi-2)
{
_
_
if(kondisi-n)
pernyataan;
else
{
pernyataan;
_
_
}
}
else
pernyataan;
}
else
pernyataan;
pernyataan else-if (neested if) di gunakan apabila kondisi lebih dari 2
pernyataan switch
pernyaatan switch merupakan pernyataan yang di rancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah alternatif, misalnya untuk menggantikan pernyataan if bertingkat.
Bentuk umum :
switch(ekspresi)
{
case kontanta-1:
pernyataan;
………
break;
case kontanta-2:
……..
…….
break;
case konstanta-n;
…..
break;
default:
…..
break;
}

Sejarah Visual Basic

By mashter fahrian | At 03.17 | Label : | 0 Comments
Bahasa pemrograman yang paling awal dirancang pada tahun 1950-an dan dibuat semata-mata untuk memecahkan masalah matematika yang kompleks. Bahasa-bahasa tersebut agak membingungkan bagi orang awam. Namun hal itu bukanlah masalah berbesar, karena komputer hanya ditemukan di lembaga-lembaga riset besar. Lambat laut tentunya orang sadar bahwa teknologi komputer bisa berguna tidak hanya untuk melakukan perhitungan matematika, namun bisa berguna untuk bidang yang lain. Maka komputer pun mulai menjadi barang yang biasa ditemukan di lingkungan bisnis dan universitas. Dengan semakin banyaknya orang yang menggunakan komputer, semakin banyak pula orang yang sadar bahwa bahasa pemrograman yang rumit hanya akan menghambat perkembangan komputer itu sendiri. Pada tanggal 1 Mei 1964, penemu bahasa BASIC, yaitu Profesor John G. Kemeny dan Thomas E. Kurtz di Dartmouth College di New Hampshire menjalankan pertama kali program BASIC.
Bahasa BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code) merupakan bahasa tingkat tinggi yang berbentuk interpreter, yang memungkinkan untuk mengoperasikan komputer secara interaktif, program dapat ditulis, dijalankan, diubah dan dijalankan lagi tanpa harus melalui tahap kompilasi seperti pada bahasa tingkat tinggi lainnya yang berbentu compiler. Bahasa ini dirancang khusus untuk memudahkan tugas belajar memprogram.
Pada tahun 1975, Paul Allen, pemrogram muda yang bekerja ada perusahaan komputer Honeywall dengan teman masa kecilnya William Bill Gates menawarkan interpreter BASIC kepada Ed Robert, pemilik perusahaan MITS yang memproduksi komputer mikro Altair 8800 yang mempunyai RAM 4 KB. Kedua orang ini semasa di SMA sudah pernah mendirikan perusahaan dengan nama Traf-O-Data, tetapi tidak sukses. Ed Robert berjanji akan membeli interpreter BASIC tersebut apabila ia bisa berjalan di atas komputer Altair. Paul Allen dan Bill Gates mengembangkan interpreter BASIC tersebut tanpa pernah melihat secara langsung bentuk dari komputer Altair, apalagi menggunakannya. Apa yang mereka andalkan adalah manual dari microprocessorIntel 8080 yang digunakan di Altair dan diagram dari komputer Altair itu sendiri. Untuk mengujinya, mereka menjalankan interpreter BASIC-nya pada komputer besar dan akhirnya merekam hasilnya ke pita kertas (paper tape). Ketika Paul Allen akan mendemonstrasikan hasil kerjanya pada Ed Robert, dia teringat bahwa belum ditulis suatu program loader untuk membaca dan meletakkan interpreter BASIC yang ada di paper tape ke dalam main memory Altair. Paul Allen langsung menulis program loader tersebut dalam bahasa mesin dan memanggil interpreter BASIC dari pita kertas. Setelah beberapa menit, program berhasil masuk ke main memory. Paul Allen menyadari bahwa dia dan Bill Gates telah membuat banyak kesalahan di sana-sini, walaupun demikian, interpreter BASIC ini akhirnya dapat berjalan juga di komputer mikro Altair dan Ed Robert jadi membelinya. Untuk kedua kalinya, Paul Allen dan Bill Gates mendirikan suatu perusahaan yang disebut dengan Microsoft, yang terkenal sampai sekarang. Inilah cikal bakal dari BASIC yang terkenal itu.
Beberapa tahun kemudian muncullah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dengan menawarkan berbagai macam fungsi dalam pustakanya (library). Akan tetapi, untuk membuat sebuah aplikasi bisnis berbentuk grafik masih merupakan pekerjaaan yang cukup sulit untuk dilakukan. Jangankan aplikasi berbentuk grafik untuk menangani permasalahan mencetak data ke dalam printer saja sudah cukup untuk membuat pemrogram kesulitan. Belum lagi untuk membedakan antara printer satu dengan yang lainnya, walaupun keduanya mempunyai tipe yang sama, yaktu sama-sama dotmatrix, pemrogram harus terlebih dahulu membuat sebuah program yang mengakomodasi semua printer tersebut. Itulah gambaran kesulitan yang dialami oleh generasi pertama pemrogram. Dibutuhkan lebih dari 20 tahun untuk mendapatkan lingkungan pemrograman berbasis DOS yang cukup stabil.
Ketika komputer mikro tergusur oleh IBM PC, maka inilah zaman dimulainya era komputer pribadi (personal computer – PC) dengan antarmuka pemakai grafis (Graphical User Interface – GUI). Dengan munculnya Microsoft Windows, para pemakai PC bisa bekerja dalam lingkungan yang kaya grafis dan intuitif. Dengan GUI menyebabkan aplikasi-aplikasi jauh lebih mudah dipelajari dan dipakai. Hal ini sebagai ganti belajar mengetikkan dan menghafal perintah-perintah yang panjang, para pemakai cukup memilih sebuah menu dengan mengklik tombol mouse. Jendela-jendela pada layar memungkinkan pemakai untuk menjalankan lebih dari satu program secara bersamaan (multi-tasking). Kotak-kotak dialog muncul ketika sebuah program membutuhkan konfirmasi dari pemakai.
Pada tahun 1986, Dr. Bjarne Stroustrup meluncurkan bukunya yang sangat berpengaruh dengan judul The C++ Programming Language sebagai tanda dimulainya era pemrograman berorientasi objek (Object Programming Language -OOP). Pada tahun yang sama Intel meluncurkan microprocessor 32 bit yang pertama kali yakni 386. Banyak pemrogram profesional Amerika menggunakan bahasa C++ sebagai bahasa pemrogramannya ketika membangun suatu aplikasi yang berjalan di atas Windows. Pustaka-pustaka class (class library) dibangun untuk membantu kecepatan pengembangan suatu aplikasi. Terutama class yang berhubungan dengan objek.
Banyak orang percaya bahwa Windows mengawali masa berakhirnya pemrogram amatir. Dalam dunia MS-DOS, para profesional dalam di bidang non-komputer, biasanya mampu menulis aplikasi-aplikasi sederhana yang membantu mereka dalam pekerjaannya, merampingkan perhitungan yang membosankan, atau mengelola data dengan cepat. Jadi C++ bukanlah bahasa yang tepat untuk mereka. Karena yang mereka butuhkan adalah bahasa pemrograman yang cepat dan mudah dipelajari. Sementara C++ adalah bahasa yang benar-benar berbeda dengan bahasa C sebelumnya karena mengandung OOP. Pada waktu itu, sebagian besar pemrogram profesional membutuhkan waktu 6 bulan untuk akrab dengan konsep OOP seperti pengkapsulan (encapsulation), pewarisan (inheritance), dan polimorfisme (polymorphism). Namun bisakah setiap orang memahami hal-hal tersebut? Tentu tidak, apalagi tuntutan pemrograman dalam Windows begitu rumit bahkan untuk aplikasi yang paling sederhana sekalipun.
Tuntutan ini terjawab pada 1991, ketika Microsoft memperkenalkan Visual Basic versi 1.0. Sistem pemrograman Visual Basic mengemas kerumitan Windows dengan cara yang benar-benar menakjubkan. Sejumlah besar pemrogram yang kesulitan untuk mempelajari C++ atau pemrogram yang membutuhkan bahasa pemrograman yang lebih mudah dan lebih produktif untuk lingkungan Windows 3.0, dapat dengan mudah dan sukses pindah ke Visual Basic.
Dengan mengkombinasikan kemampuan bahasa Basic dan peranti desain visual, bahasa ini menyediakan kesederhanaan dan kemudahan pakai tanpa mengorbankan kinerja atau fasilitas grafis yang menyebabkan Windows menjadi lingkungan kerja yang begitu menyenangkan. Menu, tombol, textbox, font, dan semua elemen lainnya dengan mudah dapat dirancang. Dan semua fasilitas tersebut tidak membutuhkan lebih dari beberapa baris pemrograman.
Berikut Perjalanan Visual Basic (VB 1.0 Sampai VB 10)
• VB 1.0
Visual Basic 1.0 adalah salah satu bahasa komputer pertama yang mendukung pemrograman event-driven. Event-driven adalah gaya pemrograman yang sangat cocok untuk antarmuka pemakai grafis. Secara tradisional, pemrograman adalah sesuatu yang berorientasi pada proses dan langkah demi langkah. Sebagai ganti menuliskan sebuah program yang mengeplot setiap langkah dalam urutan tepat, pemrogram menuliskan sebuah program yang bereaksi terhadap tindakan pemakai seperti memilih sebuah menu, mengklik jendela, atau menggerak mouse. Suatu program yang besar dapat diganti dengan kumpulan miniprogram yang dipicu oleh event-event yang dilakukan oleh pemakai. Dan dengan Visual Basic, aplikasi seperti ini bisa dituliskan dengan cepat dan mudah. Sebagaimana kata Visual yang tersirat, pemrograman dilakukan secara visual. Ini berarti bahwa sebuah aplikasi sudah terlihat hasilnya walaupun belum dijalankan. Letak dan ukuran menu, textbox, tombol, dan elemen lainnya dapat dirancang dengan menggunakan mouse dan keyboard.

• VB 2.0
Visual Basic 2.0 dirilis pada November 1992, Cakupan pemrogramannya cukup mudah untuk digunakan dan kecepatannya juga telah di modifikasi. Khususnya pada Form yg menjadikan object dapat dibuat secara seketika, serta konsep dasar dari Class modul yg berikutnya di implementasikan pada VB 4

• VB3.0
Untuk memenuhi untuk tuntutan dari para pemrogram seiring dengan perkembangan bisnis perusahaan, beberapa tahun kemudian Visual Basic 3.0 diluncurkan dengan kinerja yang sudah ditingkatkan. Visual Basic 3.0 , dirilis pada musim panas 1993 dan dibagi menjadi versistandard dan professional. VB 3 memasukan Versi 1.1 dari Microsoft Jet Database Engine yg dapat membaca serta menulis database Jet (atau Access) 1.x Bukan hanya DAO (Data Access Object – yang berfungsi untuk mengakses database) sudah ditambahkan, tapi juga akses data visual dengan kontrol data (data control) juga sudah diberikan. Aplikasi data-browsing dapat dengan mudah dilakukan tanpa menulis kode. Kontrol OLE (Object Linking and Embedding) juga sudah ditambahkan. Visual Basic 3.0 , dirilis pada musim panas 1993 dan dibagi menjadi versistandard dan professional. VB 3 memasukan Versi 1.1 dari Microsoft Jet Database Engine yg dapat membaca serta menulis database Jet (atau Access) 1.x

• VB4.0
Seiring dengan perkembangan teknologi microprocessor yang telah berbasis 386 ke teknologi Pentium, Microsoft pun kemudian meluncurkan Windows 32 bit-nya yang pertama kali yakni Windows 95. Windows 95 sangat terkenal karena menampilkan GUI dengan konsep baru yang lebih memudahkan pemakai dalam menjalankan aplikasi. Untuk menjembatani perubahan dari Windows 3.11 (16 bit) ke dalam Windows 95, Microsoft meluncurkan Visual Basic 4.0 (Agustus 1995) yang menawarkan 2 compiler yang terpisah dan berbeda, yang satu untuk pengembangan windows 16 bit dan yang lain untuk windows 32 bit. Pada versi ini, pemrogram sudah dapat membangun program dengan berbasiskan Componen Object Model (COM) yang mendukung kemampuan untuk membuat Dynamic-Link Libraries (DLLs). Inilah untuk kali pertama konsep OOP diterapkan dalam Visual Basic.

• VB5.0
Visual Basic 5.0 (February 1997), Microsoft merilis secara eksklusif Visual basic untuk versi windows 32 bit . Programmer yg menulis programnya pada versi 16 bit dapat dengan mudah melakukan import porgramnya dari VB4 ke VB5. dan juga sebaliknya, program VB5 dapat diimport menjadi VB4. VB 5 memperkenalakan kemampuan untuk membuat User Control. Kemampuan untuk membangun dan mendistribusikan ActiveX Control diberikan pada Visual Basic 5.0. Dengan ditemukannya teknologi ActiveX, baik berbentuk Active DLL (COM) ataupun ActiveX Control (OCX).

• VB6.0
pada 1998, Microsoft meluncurkan Visual Basic 6.0 dengan 3 fitur projek baru: Data Project, DHTML Application, IIS Application. Dengan 3 senjata baru ini, diharapkan pemrograman Visual Basic sudah mampu untuk membuat aplikasi internet yang handal.

• VB7.0
Visual Basic .NET (VB 7), dirilis pada tahun 2002, Beberapa yang mencoba pada versi pertama .NET ini mengemukakan bahwa bahasa ini sangat powerful tapi bahasa yg digunakan sangat berbeda dengan bahasa sebelumnya, dengan kekurangan diberbagai area, termasuk runtime-nya yang 10 kali lebih besar dari paket runtime VB6 serta peningkatan penggunan memory.

• VB8.0
Visual Basic 2005 (VB 8.0) , merupakan iterasi selanjutnya dari Visual Basic .NET. dan Microsoft memutuskan untuk menghilangkan kata kata .NET pada judulnya. Pada Rilis ini , Microsoft memasukan beberapa fitur baru, diantaranya:
  1. Edit and Continue , mungkin inilah kekurangan fitur terbesar dari VB .NET . pada VB 2005 ini kita diperbolehkan melakukan perubahan kode pada saat program sedang dijalankan
  2. Perbaikan pada Konversi dari VB ke VB NET12Visual Basic .NET 2003 (VB 7.1) , dirilis dengan menggunakan NET framework versi 1.1.
• Visual Basic 2005 Express
Visual Basic 2005 Express , merupkan bagian dari Product Visual Studio. Microsoft membuat Visual Studio 2005 Express edition untuk pemula dan yg gemar dengan VB, salah satu produknya adalah Visual Basic 2005 Express yg merupakan produk gratis dari Microsoft

• VB9.0
Basic “Orcas” (VB 9.0) , dijadwalkan akan dirilis pada tahun 2007 dan dibangun diatas .NET 3.5. Pada rilis ini , Microsoft menambahkan beberapa fitur , diantaranya :
  1. True Tenary operator , yaitu fungsi If(boolean,value, value) yg digunakan untuk menggantikan fungsi IIF
  2. LINQ Support
  3. Ekspresi Lambda
  4. XML Literals
  5. Nullable types
  6. Type Inference
• VB10.0
Visual Basic ‘VBx’ (VB 10.0) , Visual Basic 10, yang juga dkenal dengan nama VBx, akan menawarkan dukungan untuk Dynamic Language Runtime. VB 10 direncanakan akan menjadi bagian dari SilverLight 1.1
Beberapa Fungsi Komponen-Komponen VB :
  1. Text Box : Text box merupakan kontrol yang dipakai sebagai tempat untuk mengisi maupun menampilkan data. Contohnya pada aplikasi penjualan ini yaitu text box diisi dengan nama-nama stock barang yang akan disimpan ke dalam database.
  2. Label : Label merupakan kontrol yang dipakai sebagai tempat untuk menampilkan keterangan.
  3. Command Botton : Command button merupakan kontrolyang dipakai sebagai tombol untuk melakukan sebuah proses.
  4. Combo Box: Combo box merupakan kontrol yang dipakai sebagai tempat untuk menampilkan daftar pilihan. Dengan combo box kita tinggal memilih pilihan yang ada pada combo box tersebut.
  5. List Box : List Box memiliki fungsi yang hamper sama dengan combo box, yaitu menampilkan daftar. Perbedaannya, pada combo box hanya satu pilihan yang terlihat sebelum combo box diklik, sedangkan pada list box dapat menampilkan beberapa pilihan.
  6. Option Botton : Option button berfungsi untuk menampilkan daftar pilihan.
  7. Frame: Frame berfungsi untuk mengelompokan kontrol-kontrol pada form menjadi satu bagian.
  8. List Box : Digunakan Untuk Menampilkan Daftar Pilihan Yang Bisa Digulung.
  9. Hscroll bar : Untuk Penggulungan Dengan Langkah Lebar Dengan Indikasi Posisi Pemilihan Dlm Posisi Horizontal.
  10. Vscroll bar: Untuk Penggulungan Dengan Langkah Lebar Mengindikasikan Posisi Pemilihannya Vertical.
  11. Timer : Untuk Penghitung Waktu Event Dalam Interval Yang Ditentukan.
  12. Drive list box : Untuk Menampilkan Disk Drive Yang Di Miliki Komputer.
  13. Dir list box : Menampilkan Direktori Dan Path.
  14. File list box : Menampilkan Sebuah Daftar File.
  15. Shape : Untuk Memasang Kontrol Yang Mampu Menghasilkan Sarana Agar Peamakia Bisa Menggambar Berbagai Bentuk.
Sumber : wikipedia
◄ Posting Baru
 

Copyright © 2012. MASHTER PROGRAMMING - All Rights Reserved B-Seo Versi 4 by Blog Bamz